Wafdan Metha Firdaus, Ketua ILUNEK FTUI 2013 - 2015

: Rabu, 12 Juni 2013

Hari Jum’at tanggal 31 Mei  2013, saat malam lepas pukul 21:47 WIB, melalui mekanisme vox populi yang demokratis, Wafdan Metha Firdaus  akhirnya terpilih sebagai ketua ILUNEK (ILUNI ELektro) FTUI yang baru, untuk masa bakti 2013 – 2015.

Aura kebersamaan dan kekeluargaan begitu kentalnya mengisi setiap sudut ruang aula serba guna gedung Indonesia Power (many thanks buat Indonesia Power dan PLN yang berbaik hati meminjamkan tempatnya untuk perhelatan ini). Sungguh sebuah familiam festum yang begitu semarak. Soalan yang menarik adalah karena ini kali pertama lagi (sepanjang yang teringat) kami melakukan pemilihan raya dengan lebih dari satu kandidat, sehingga bumbu-bumbu kompetisi menjadikan acara ini begitu menarik, apalagi kehadiran alumni-alumni senior yang ‘turun gunung’, melengkapi kebhinekaan rentang angkatan, semakin membuat pesta TGIF tadi malam begitu berarti (Thanks buat Bang Aswil, Bang Monty dan Bang Joko yang sudah hadir tadi malam, dan sempat di daulat buat berbagi dengan kita yang muda-muda).
 
Seperti galibnya setiap proses pesta demokrasi untuk memilih pemimpin terbaik diantara yang terbaik, banyak cerita rampai yang layak dibagi. Mulai dari inisiasi, polarisasi dukungan, sampai kepada proses kampanye (yang kebetulan fokus di media sosmed) yang berisi begitu banyaknya tulisan, propaganda sampai dukungan yang disampaikan dengan narasi dan diksi yang begitu menarik, baik serta enak dibaca. Sebut saja (dari yg terakhir di posting); Arti Sebuah Dedikasi dari Gatot Prio Utomo, Kampanye Dukungan Sigit Jatiputro, sharingnya Muhammad Agni CB, Bersama Maju Utk Ilunek nya Berli, Berbagi Pengalaman Mengenal WMF nya Imada, Karikatur gak jelas Jokowi nya Rury, curcolnya Oshi Isbani, Surat terbukanya Hakim Agung Ramadhan dalam inggris version yg begitu sadis (walaupun dicurigai di copas ke google translate haha), pandangan Adityo Kusumo, persuasi Yudo Dewanto, narsisnya Ceppy, paparan ‘ELEKTRO ITU RASIONAL’nya Baginda, sokongan Bang Monty, satu lagi tulisan ‘SEMANGAT BARU YANG MENDIDIH’ Baginda,  narasi ‘Motor bebek anak menteng ..’ nya Sigit Jati Putro, testimoni dari SJP juga, dan hamburan begitu banyak komentar lucu dan cerdas yang membuat dinamika Pemira kali ini begitu menggairahkan.
 
Ketua ILUNEK FTUI terpilih, Wafdan Metha Firdaus (inset)Ketua ILUNEK FTUI terpilih, Wafdan Metha Firdaus (inset)Pun, begitu pelaksanaan di hari H, diawali dengan presentasi dari tiga perusahaan milik alumni yang mewakili tiga program study yang berbeda. Prasimax dari Kontrol dan elektronika, UPS dari Tenaga Listrik dan SML Tech dari Telekomunikasi, sungguh membangkitkan optimisme terhadapa kualifikasi lulusan elektronika. Terima kasih untuk Didi Setiadi, Waspodo Bayu dan Hasanuddin yang sudah merelakan waktu diantara padatnya kesibukan untuk berbagi. Prosesi pemira pun berjalan dengan sangat meriah walaupun lebih banyak diisi oleh temu kangen kawan-kawan lama yang baru bersua kembali, but its OK lah, nature nya memang begitu hehe, kapan lagi ada momen beranjangsana di padatnya jakarta kan. Puncaknya pencoblosan dan perhitungan suara dilakukan dan didapatkan kandidat terpilih Wafdan Metha F. Dari lubuk hati, terlepas dari semua pretensi bagi saya, kedua kandidat memang dua orang yang memiliki kualifikasi dan layak menjadi wali bagi kami para alumni. Thanks buat Metha dan Huri buat partisipasinya yang pesta demokrasi ini begitu memiliki makna. Besar harapan kiranya mereka dapat bersinergi memfokuskan energi untuk hasil yang lebih optimal. Semangat kebersamaan yang membuncah dan terkulminasi tadi malam sungguh sebuah momentum yang baik untuk memulai sesuatu yang besar.
 
Dan demikianlah malam semakin larut, ‘pesta keluarga’ harus diakhiri. Banner mulai diturunkan, kursi harus dirapihkan, pamflet segera dibersihkan, laporan pandangan mata dari WA, LINE dan BB Group tiap angkatan juga makin sedikit komentatornya, karena dah banyak yang terlelap di berbagai belahan dunia. Pulang kerumah bertemu keluarga yang juga sudah terlelap, berjingkat memeluk my lovely Aisya, memeluknya dari belakang, mencium rambutnya sambil berujar pelan,’maaf ya Nak, sudah beberapa hari abi-nya tidak menina-bobokanmu dan menyanyikan lagu lelahmu’. Dan lamat dari merih yang kering lagu itu dinyanyikan menjelang lelap ..
 
‘lelahmu, jadi lelahku juga .. bahagiamu, bahagiaku pasti .. berbagi takdir kita selalu .. kecuali tiap kau jatuh hati ..’ – Malaikat Juga Tahu (Dewi Lestari versi Glenn Fredly OST Rectoverso)
 - You dont turn your back on family, even when they do  - Dominic ‘Dom’ Toretto (FF6)
Elektro .. Elektro .. Elektro
 
(Berita kiriman dari Mujib Burahman, Ka. OC PEMIRA ILUNEK 2013)

Share
Hits: 2327

Universitas Indonesia  ll  Direktorat Hubungan Alumni UI 

 ILUNI FE   ll   ILUNI FH  ll  ILUNI FK  ll  ILUNI FT  ll  ILUNI FKG  ll  ILUNI Fasilkom  ll   ILUNI FIB  ll  ILUNI FIK  ll  ILUNI FISIP  ll  ILUNI FKM  ll  ILUNI FMIPA  ll  ILUNI FPSI  ll  ILUNI PASCA  ll   ILUNI VOKASI 

Copyright © 2013 - Ikatan Alumni Universitas Indonesia  - All rights reserved

Share